Asuransi perjalanan

Asuransi perjalanan saat lebaran

Asuransi Perjalanan di Saat Lebaran Hari Raya Lebaran masih menjadi

asuransi perjalanan

asuransi perjalanan

lahan perusahaan asuransi perjalanan untuk mendulang rezeki nomplok. Maklum, tingginya jumlah pemudik di hari raya bisa menjadi lahan potensial untuk menggenjot premi..

“Penjualan premi asuransi perjalanan ini juga didorong meningkatnya kesadaran masyarakat untuk berasuransi,” kata Direktur Utama PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) Eko Budi Wiyono, hari ini (14/9). Untuk mengakomodasi pemudik tahun ini, Jasindo mengerahkan empat produk asuransi perjalanan yakni asuransi Jasindo Oto dan Jasindo Oto Plus Mudik, Jasindo Mudik, Jasindo Pelangi dan Jasindo Lintasan. “Produk Jasindo Mudik dan Jasindo Oto Plus Mudik khusus dikeluarkan secara musiman seperti Lebaran,” kata Eko.

Premi asuransi perjalanan yang dikeluarkan Jasindo tergolong terjangkau. Misalnya, premi untuk Jasindo Oto plus Mudik yang memberi jaminan pada kendaraan dan penumpangnya, ditawarkan dengan harga yang dimulai dari Rp 30.000 sampai Rp 175.000. “Produk ini merupakan modifikasi produk asuransi kendaraan yakni Jasindo Oto,” jelas Eko. Nilai tanggungan kendaraan mulai dari Rp 10 juta. Sedangkan untuk penumpangnya, diberikan jaminan sebesar Rp 5 juta per orangnya.

Jika bicara mengenai produk Jasindo Mudik, preminya lebih terjangkau lagi. Dengan uang Rp 5.000, Jasindo memberi nilai pertanggungan maksimum Rp 2.500.000 untuk perawatan dan Rp 25 juta apabila penumpang meninggal atau cacat tetap. Premi ini bisa dipegang sampai pemudik kembali ke tempat asal. Untuk produk ini, Jasindo juga membidik rombongan mudik bareng

Sementara itu, Asuransi Syariah Mubarakah juga tak mau ketinggalan memburu penumpang sebagai nasabah. Bekerjasama dengan Jasindo, perusahaan asuransi syariah tersebut sejak tiga bulan lalu sudah menggaet seluruh penumpang Garuda Indonesia Airline. Artinya, seluruh penumpang Garuda sudah mendapatkan jaminan asuransi jiwa.

Namun, asuransi jiwa yang ditawarkan perusahaan asuransi murni syariah ini berbeda dari yang lainnya. Asuransi Syariah Mubarakah ini hanya mem-back up asuransi kematian penumpang ketika berada dalam ruang tunggu bandara (boarding room). “Kalau penumpang yang sudah naik pesawat, itu Jasindo yang nanggung,” terang Salim Al Bakry, Direktur Utama Asuransi Syariah Mubarakah, tadi siang.

Adapun sebab kematian penumpang yang ditanggung asuransi ini adalah karena sakit. Nantinya, penumpang yang meninggal akan mendapatkan manfaat asuransi sebesar Rp 200 juta dari premi Rp 400.

Model asuransi perjalanan ini memang cukup menguntungkan bagi asuransi syariah. Pasalnya, risiko meninggal penumpang di boarding room memang relatif kecil. Oleh karena itu, setiap bulan premi asuransi yang dibayar penumpang melalui tiket selalu utuh. “Dari kerjasama dengan Jasindo, setiap bulan kita mendapatkan keuntungan bersih Rp 300 juta,” tukas Parmin S Wijono, Direktur Marketing Asuransi Syariah Mubarakah.

findcheapairfares.org

info lebih mengenai polis asuransi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: